Cerita Insprasi 2

Nama : Kurnia Sholihat
NRP : G14100096
Laskar : 1 (Satu)
CERITA INSPIRASI 2
Seperti yang telah saya sebutkan,hidup ini tak lepas dari terinspirasi dan menginspirasi. Sama halnya dengan saya,saya juga pernah terinspirasi oleh orang lain,malah bisa disebut sering.
Salah satu orang yang menginspirasi saya adalah guru pelajaran Metematika,saja namanya pak Vetras. Beliau orang yang sangat konsisten,tidak pernah membeda-bedakan muridnya,mau pintar atau kurang mampu dalam pelajaran hitung-menghitung akan diperlakukan sama,tidak ada yang namanya murid istimewa bagi beliau. Sosok guru yang sangat saya kagumi. Selama tujuh tahun terakhir,pak Vetras menjadi penanggung jawab klub Matematika yang isinya hanyalah mereka yang bisa dan mampu mengemban amanah untuk memenangkan olimpiade-olimpiade Matematika,di bawah pengajaran pak Vetras,murid-murid yang dikirim untuk mengikuti berbagai lomba pelajaran Matematika belum pernah pulang tanpa membawa gelar juara,paling tidak mereka akan membawa pulang gelar juara harapan. Beliau juga sangat disiplin,murid yang terlambat mengumpulkan tugas sebelum bel masuk berbunyi tidak akan mendapat belas kasihan dari beliau,saya sangat suka poin yang ini.
Dari sana kami bisa belajar tepat waktu dan tidak menunda pekerjaan,dalam seminggu paling tidak ada delapan puluh soal lebih yang harus dikerjakan,kalau mengharapkan contekan dari teman mustahil rasanya,kalau tidak dikerjakan,terima saja keterangan TL alias TIDAK LULUS di papan pengumuman sekolah. Mulanya memang terasa berat,tapi setelah terbiasa malah jadi ketagihan,yang awalnya benci Matematika malah jadi tergila-gila dalam hitung-menghitung, kecanduan yang ditimbulkan memang luar biasa . Beliau memang guru yang luar biasa.
Rasa kagum saya semakin besar ketika mengetahui masa muda beliau. Melihat kepintaran beliau, banyak dari kami yang mengira beliau mendapat pendidikan yang cukup,padahal beliau dulunya adalah KULI!! Bisakah kamu membayangkan betapa kerasnya kehidupan seorang buruh?? Kapan beliau sempat belajar dan menjadi jenius seperti sekarang??
Tapi begitulah pak Vetras, beliau memang luar biasa hingga masih sempat menyelesaikan program sarjananya. Beliau bukan guru yang suka menggembar-gemborkan tentang masa kuliahnya,bagaimana beliau bisa mendapatkan nilai-nilai yang sempurna di tengah kesibukan seorang buruh,subhanallah!! Beliau MEMANG luar biasa.
Beliau seakan tidak pernah capek,setelah seharian mengajar,beliau masih menyempatkan diri untuk mengajar les anak-anak yang tinggal di asrama,salah satunya saya. Saya lumayan dekat dengan beliau,beliau sering member masukan pada saya,beliau bahkan sangat sering mendesak saya agar segera menentukan pilihan akan kuliah dimana dan mengambil jurusan apa. Sayangnya ketika pengumuman kelulusan beliau tidak hadir karena sedang berada di Padang. Padahal saya mau berterima kasih atas jasa-jasa beliau dan mengabarkan tentang rencana kuliah saya.
Dari beliau lah saya mulai memikirkan bagaimana asyiknya menjalani hidup yang penuh tantangan dan kesibukan. Saya menyukai Matematika,salah satu alasan saya mengambil mayor Statistika adalah karena beliau dan ditambah anjuran dari kakak saya. Ingin rasanya jika sudah sukses nanti saya bertemu lagi dengan beliau dan mengatakan “Pak,anak didikmu yang badung ini telah sukses,dan semuanya adalah karena didikan Bapak,terima kasih Pak!”.
Guru saya luar biasa dahsyat!!. Semoga bermanfaat .

Comments

Cerita Inspirasi 1

Nama : Kurnia Sholihat
NRP : G14100096
Laskar : 1 (Satu)
CERITA INSPIRASI 1
Hidup ini tak lepas dari terinspirasi dan menginspirasi. Walaupun saya bukan orang yang pintar,aktif atau criteria apapun yang menarik hati orang lain,ternyata ada juga teman saya yang terinspirasi dari hal-hal yang saya sukai,sungguh mengherankan!!
Saya hanya lah salah satu dari sekian banyak murid yang menyukai pelajaran bahasa Inggris di MAN tempat saya meneruskan jenjang sekolah menengah atas. Saya hanyalah salah satu dari sekian banyak siswa yang mendapatkan nilai yang ‘cukup’ memuaskan di pelajaran tersebut. Tapi saya juga salah satu dari sedikit manusia di dunia ini yang hobi membaca kamus!
Menurut saya,kunci dalam pelajaran bahasa Inggris itu salah satunya adalah mempunyai vocabulary yang memadai. Misalnya saja dalam listening,kalau kita tidak tau apa yang dibicarakan oleh speaker-nya,bagaimana kita bisa menjawab pertanyaan yang disediakan?? Apalagi jika yang berbicara adalah native speaker,wah bisa kacau jawaban kita. Begitu juga dalam reading,walaupun banyak guru yang mengatakan kita tidak harus tau arti dari bacaan yang diberikan,tapi menurut saya kita tetap harus tau apa yang diceritakan dalam bacaan tersebut,kan gak mungkin kita bisa menjawab pertanyaan kalau kita sama sekali tidak tau apa yang diceritakan,minimal kita tau pokok pembicaran atau baris pertama di paragraph pertama,soalnya biasanya ide pokoknya ada di sana.
Saya mulai menyukai bahasa Inggris dimulai sejak kelas 3 SMP,waktu itu guru yang mengajar sangat baik dan perhatian pada murid-muridnya,ditambah lagi beliau mudah menghapal nama muridnya satu persatu, saya paling senang dengan guru yang seperti itu. Ketika memasuki jenjang sekolah menengah atas, ternyata saya juga mendapat guru dengan criteria yang sama,semakin suka lah saya dengan pelajaran berbahasa asing tersebut. Saya mulai menghapal banyak kosa kata,sinonim serta antonym. Saya juga mulai suka melihat-lihat bahkan menghapal kosa kata yang menurut saya menarik dari dalam kamus Hasan Shadily yang lumayan tebal. Rupanya kebiasaan itu berlanjut hingga saya memasuki tingkat akhir di sekolah,ketika itu ternyata ada teman sekamar saya,waktu itu saya masuk asrama sekolah,yang suka memperhatikan kebiasaan yang mungkin menurut sebagian orang adalah kebiasaan yang aneh. Teman saya ini,anggap namanya Ami,jadi ikut-ikutan suka membuka kamus. Ami sering mandapat nilai yang pas-pasan dalam pelajaran bahasa Inggris,dia sering mengeluh pada saya bagaimana supaya dia bisa menyukai pelajaran itu. Sejak memperhatikan hobi saya,dia jadi sering membuka kamus dan menyalin kosa kata yang dianggapnya perlu,dia juga membeli buku khusus antonym-sinonim dalam bahasa Inggris.
Nilai-nilai Ami dalam pelajaran bahasa Inggris mulai membaik,dia bahkan lebih rajin membuka kamus ketimbang saya,padahal kan yang menularkan saya,hehe. Dinding di samping tempat tidurnya mulai penuh dengan tempelan-tempelan kertas berisi kosa kata berbahasa Inggris,bahkan yang berbahasa Jerman juga ada,waktu itu di seolah saya ada pelajaran bahasa Jerman.
Awalnya saya tidak tau kalau asal mula dia mulai rajin begitu datangnya dari saya,ketika saya bertanya padanya baru lah saya tau kalau selama satu kamar dengan saya dia suka memperhatikan hobi ‘aneh’ saya tersebut. Waktu itu saya bertanya mengapa dia menjadi rajin begitu,lalu dia menjawab enteng aja, “soalnya aku suka ngeliat kamu yang kelihatan asyik banget waktu menghapal kosa kata yang ada di kamus”.
Nah,begitulah cerita saya tentang diri saya yang menginspirasi orang lain,semoga juga dapat menginspirasi anda .

Comments